PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA BERBASIS MODEL SEGITIGA KEBERLANJUTAN DI KELURAHAN SEKETENG

Authors

  • Sudrajat Martadinata Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Teknologi Sumbawa, Sumbawa, Indonesia
  • Tri Satriawansyah Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Samawa, Sumbawa, Indonesia
  • Nani Arifah UPT Puskesmas Moyo Utara, Sumbawa, Indonesia
  • Syafruddin Syafruddin Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Universitas Samawa, Sumbawa, Indonesia
  • Wahyu Haryadi Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Universitas Samawa, Sumbawa, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58406/jpml.v9i1.2419

Keywords:

Pemberdayaan Masyarakat, Pengelolaan Sampah Rumah Tangga, Bank Sampah, Sanitasi Lingkungan, Segitiga Keberlanjutan

Abstract

Permasalahan sampah rumah tangga masih menjadi tantangan utama dalam pengelolaan lingkungan karena rendahnya praktik pemilahan sampah, terbatasnya pemanfaatan sampah organik, serta belum optimalnya tata kelola bank sampah di tingkat masyarakat. Kondisi tersebut juga ditemukan di Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa, yang ditandai dengan rendahnya partisipasi warga dalam pengelolaan sampah dan masih adanya praktik pembakaran sampah rumah tangga. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga melalui penerapan model Segitiga Keberlanjutan yang mengintegrasikan aspek sanitasi lingkungan, akuntansi lingkungan, dan arsitektur ekologis. Kegiatan dilaksanakan pada Maret 2026 menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan 30 anggota Sekolah Perempuan Kelurahan Seketeng sebagai mitra utama serta didukung oleh pengurus bank sampah/TPS3R, kader kesehatan lingkungan, dan perangkat kelurahan. Program dilaksanakan melalui tiga kegiatan utama, yaitu edukasi sanitasi lingkungan dan pengolahan sampah organik, pelatihan manajemen serta akuntansi bank sampah, dan pendampingan penyediaan sarana pemilahan sampah rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pengelolaan sampah berbasis sumber, kemampuan mengolah sampah organik menjadi eco-enzyme dan mikroorganisme lokal (MOL), perbaikan sistem administrasi dan pencatatan bank sampah, serta meningkatnya pemanfaatan sarana pemilahan sampah pada tingkat rumah tangga. Program juga mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dan penguatan fungsi bank sampah sebagai pusat pengelolaan sampah berbasis komunitas. Dengan demikian, model Segitiga Keberlanjutan terbukti efektif sebagai pendekatan terpadu untuk memperkuat pengelolaan sampah rumah tangga yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Downloads

Published

2026-06-25

How to Cite

Martadinata, S., Satriawansyah, T., Arifah, N., Syafruddin, S., & Haryadi, W. (2026). PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA BERBASIS MODEL SEGITIGA KEBERLANJUTAN DI KELURAHAN SEKETENG. Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal, 9(1), 048–058. https://doi.org/10.58406/jpml.v9i1.2419

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>