Analisis Jaringan Pipa Distribusi Air PDAM di Kecamatan Labuhan Badas Menggunakan EPANET 2.2

bahasa indonesia

Authors

  • Zulkarnaen Zulkarnaen Universitas Samawa
  • Eni Nuraini Universitas Samawa
  • Padusung Padusung Universitas Samawa
  • yusrizaladitya nanda universitas samawa

DOI:

https://doi.org/10.58406/sainteka.v7i3.2608

Abstract

Permasalahan pada sistem distribusi air PDAM di Kecamatan Labuhan Badas Kabupaten Sumbawa Besar meliputi keterbatasan kapasitas suplai, tekanan dan debit yang belum memenuhi kebutuhan pelayanan, kecepatan aliran yang tidak sesuai kriteria, serta kehilangan energi (headloss) yang tinggi pada beberapa ruas jaringan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi jaringan pipa distribusi air PDAM di Kecamatan Labuhan Badas menggunakan EPANET 2.2 berdasarkan parameter tekanan, debit, kecepatan aliran, dan kehilangan energi (headloss), serta mengidentifikasi permasalahan yang terdapat pada sistem distribusi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan data primer berupa hasil pengamatan dan pengukuran lapangan serta data sekunder berupa data kependudukan, kebutuhan air, jumlah pelanggan, peta jaringan, data teknis pipa, elevasi, debit, dan kapasitas suplai. Pemodelan dan simulasi hidraulika jaringan dilakukan menggunakan EPANET 2.2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penduduk tahun 2025 sebesar 37.097 jiwa dengan tingkat pelayanan sebesar 17% atau 1.285 sambungan rumah (SR). Kebutuhan air rata-rata sebesar 13,53 L/det, sedangkan kapasitas suplai eksisting sebesar 11,20 L/det sehingga terjadi defisit sebesar 2,33 L/det. Proyeksi kebutuhan air rata-rata pada tahun 2045 meningkat menjadi 56,95 L/det dengan defisit sebesar 45,75 L/det apabila kapasitas suplai tidak ditingkatkan. Hasil simulasi EPANET 2.2 menunjukkan masih terdapat beberapa bagian jaringan yang belum memenuhi kriteria pelayanan, baik pada junction maupun pipa. Nilai headloss terbesar terdapat pada pipa 171–174 sebesar 105,1 m, sedangkan nilai terkecil terdapat pada pipa 91 sebesar 0,005 m. Berdasarkan hasil tersebut, diperlukan evaluasi dan pengembangan jaringan untuk meningkatkan kinerja serta cakupan pelayanan air minum di Kecamatan Labuhan Badas.

Kata Kunci: jaringan distribusi air,  PDAM, EPANET 2.2, tekanan, headloss.

Downloads

Published

2026-11-05