OPTIMALISASI KETERSEDIAAN AIR IRIGASI PADA POLA TATA TANAM DAERAH IRIGASI BUIN BUA
DOI:
https://doi.org/10.58406/sainteka.v7i3.2639Keywords:
irigasi, kebutuhan air, pola tata tanam, optimalisasi, Buin BatuAbstract
Daerah Irigasi Buin Bua memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan pertanian di Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa. Penelitian ini bertujuan menganalisis ketersediaan air irigasi, menghitung kebutuhan air berdasarkan pola tata tanam, serta menentukan alternatif pola tata tanam yang lebih efisien sesuai dengan debit tersedia. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis hidrologi dan kebutuhan air irigasi. Data primer diperoleh melalui pengukuran dimensi saluran dan kecepatan aliran, sedangkan data sekunder berupa curah hujan, data topografi, dan data luas lahan pertanian. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa debit rata-rata Saluran Sekunder Buin Bua sebesar 0,09654 m³/detik atau 96,54 l/detik. Kebutuhan air irigasi pada pola optimal masing-masing sebesar 15,68 l/detik untuk padi, 3,28 l/detik untuk Palawija I, dan 2,48 l/detik untuk Palawija II. Pola tata tanam hasil optimasi membutuhkan air sebesar 21,44 l/detik, lebih rendah dibandingkan pola eksisting sebesar 33,12 l/detik. Dengan demikian, pola tata tanam optimal dapat mengurangi kebutuhan air sebesar 11,68 l/detik dan mendukung penggunaan air irigasi yang lebih efisien.

