UJI ADAPTASI BEBERAPA VARIETAS JAGUNG HIBRIDA DAN JAGUNG LOKAL DI LAHAN KERING PADA MUSIM TANAM KEDUA

Authors

  • Masani Masani Universitas Samawa
  • Ade Mariyam Oklima Universitas Samawa
  • Ikhlas Suhada Universitas Samawa

DOI:

https://doi.org/10.58406/ja.v6i2.2502

Keywords:

Adaptasi, Jagung Hibrida, Jagung Lokal, Lahan Kering

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat adaptasi dan produksi beberapa varietas jagung hibrida dan jagung lokal di lahan kering pada musim tanam kedua. Penelitian telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Samawa (UNSA), Sumbawa, Nusa Tenggara Barat,. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial yang terdiri dari enam perlakuan varietas, yaitu tiga varietas hibrida (NK 99, Pioner 35, Bisi 18) dan tiga varietas lokal Sumbawa (Belang Bomak, Sudi, Putih). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali, dan data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analisis Varians (ANOVA) serta uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas jagung lokal memiliki tingkat adaptasi pertumbuhan (vegetatif) yang lebih tinggi dibandingkan dengan jagung hibrida. Jagung lokal varietas Belang Bomak (V4) menunjukkan adaptasi yang paling tinggi pada parameter tinggi tanaman dan jumlah daun di umur 28 hari setelah tanam. Sebaliknya, pada komponen hasil panen, varietas jagung hibrida menunjukkan produktivitas yang lebih unggul dibandingkan jagung lokal. Jagung varietas hibrida Bisi 18 (V3) memberikan hasil tertinggi pada semua parameter hasil, meliputi berat buah (128,03 g), berat tongkol (112,83 g), panjang tongkol (12,89 cm), jumlah baris per tongkol (13,78 baris), bobot 1.000 butir (321,67 g), dan hasil produksi per hektar yang mencapai 7,78 ton/ha. Disimpulkan bahwa jagung lokal Sumbawa lebih adaptif secara pertumbuhan fisik di lahan kering, namun jagung hibrida khususnya Bisi 18 memiliki potensi hasil produksi yang jauh lebih tinggi.
Kata Kunci: Adaptasi, Jagung Hibrida, Jagung Lokal, Lahan Kering.

Downloads

Published

2026-07-25