PENGARUH BENTUK BAHAN DAN PENAMBAHAN ARANG AKTIF TERHADAP KARAKTERISTIK PEMBENAH TANAH BERBAHAN UMBI PORANG (Amorphopallus muelleri Blume)
DOI:
https://doi.org/10.58406/ja.v6i2.2513Keywords:
Porang, Bentuk bahan, Arang aktif, HidrogelAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bentuk bahan dan penambahan arang aktif
terhadap karakteristik pembenah tanah (hidrogel) berbahan umbi porang (Amorphopallus muelleri
Blume). Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kerato Kecamatan Unter Iwes Kabupaten Sumbawa Besar
Nusa Tengara Barat (NTB), dari bulan Maret sampai bulan Juni 2021. Metode penelitian
menggunakan metode eksperimental, parameter pengamatan yang pertama adalah daya mengembang
dan pengujian degradasi. Parameter degradasi menggunakan rancangan acak kelompok (RAK)
faktorial dengan 2 faktor : bentuk bahan (M) dan penambahan arang aktif (V) dengan 4 perlakuan dan
2 ulangan, selanjutnya di analisis menggunakan ( ANOVA) pada taraf nyata 5%. Sedangkan pada
parameter daya mengembang dijelaskan secara deskriptif. Dari hasil pengujian daya mengembang atau
swelling test menunjukkan hasil dengan tertinggi pada perlakuan M1V1 (tepung di tambah arang)
yaitu 95 gr, sedangkan perlakuan M1V0 (tepung tanpa arang) menunjukan hasil terendah yaitu 80 gr.
Perlakuan kombinasi bentuk bahan (M) dan penambahan arang aktif (V) menunjukkan hasil berbeda
nyata pada pengamatan degradasi hidrogel pada umur 7 hari setelah tanam. Rerata degradasi hidrogel
tertinggi terdapat pada pada perlakuan M2V1 (umbi ditambahkan arang aktif) yaitu 77,00 gr,
sedangkan perlakuan M1V0 (tepung ditambahkan arang) memberikan rerata hidrogel terendah yaitu
55,00 gr. Perlakuan penambahan arang aktif (V) menunjukkan hasil berbeda nyata pada pengamatan
degradasi hidrogel pada umur 7 hari setelah tanam. Rerata degradasi hidrogel tertinggi terdapat pada
pada perlakuan V1 (arang aktif) yaitu 50,00 gr, sedangkan perlakuan V0 (tanpa arang aktif)
memberikan rerata hidrogel terendah yaitu 39,78 gr.


