Jurnal Pengabdian Kesehatan Samawa https://e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jpks <p>Jurnal Pengabdian Kesehatan Samawa (JPKS) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai ilmu bidang ilmu kesehatan</p> en-US Jurnal Pengabdian Kesehatan Samawa Edukasi Kesehatan; Pencegahan dan Penangan Batuk Pilek Pada Anak Sekolah Dasar https://e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jpks/article/view/2316 <p>Batuk Pilek merupakan bentuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang paling umum ditemukan pada anak-anak. Gejala ini sering dianggap ringan namun dapat mengganggu kenyamanan, pola makan, serta kualitas tidur pada anak. Berdasarkan data dari WHO didapatkan bahwa ISPA merupakan penyebab utama kematian pada anak usia dibawah 5 tahun di dunia mencapai hampir 20% dari seluruh kematian balita. Tujuan edukasi ini untuk meningkatkan pemahaman para siswa mengenai pencegahan dan penanganan batuk pilek, menerapkan perilaku hidup sehat, serta, pencegahan penularan batuk pilek dilingkungan sekolah dan di rumah. Metode pengabdian yang dilakukan berupa pemberian penyuluhan kesehatan menggunakan <em>participatory action research </em>(PAR). Hasil pengabdian didapatkan adanya peningkatan pemahaman siswa tentang pentingnya mencuci tangan sebelum makan atau setelah bermain, menutup mulut saat batuk, makan makanan bergizi, istirahat yang cukup serta memakai masker jika sakit</p> Sri Yulian Hunowu Nurnianingsi A Yasin Deysatrio S Ilam Saskia Salada Syauqi S Syafruddin Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Kesehatan Samawa 2025-11-30 2025-11-30 2 2 10 15 PENGABDIAN MASYARAKAT: MENINGKATKAN PENGETAHUAN MASYARAKAT MENGENAI WOUND CLEANSING EFEKTIF PADA PASIEN LUKA ULKUS DIABETIK https://e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jpks/article/view/2193 <p>Latar Belakang: Ulkus diabetik merupakan komplikasi serius diabetes melitus yang memiliki prevalensi tinggi dan seringkali menyebabkan kecacatan hingga amputasi. Salah satu faktor kunci yang menghambat penyembuhan luka adalah praktik perawatan luka yang kurang tepat, terutama dalam tahap pembersihan luka (wound cleansing). Minimnya pengetahuan masyarakat, khususnya keluarga pasien dan kader kesehatan, mengenai teknik pembersihan luka yang efektif dan pemilihan cairan yang tepat dapat meningkatkan risiko infeksi dan memperlambat proses granulasi.</p> <p>Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat (keluarga pasien, kader kesehatan, dan pasien) di wilayah Peneda Gandor mengenai prinsip-prinsip wound cleansing yang efektif dan modern pada pasien ulkus diabetik.</p> <p>Metode: Metode yang digunakan dalam PkM ini adalah edukasi kesehatan dengan metode ceramah dan diskusi. Materi yang disampaikan meliputi: (1) Prinsip dasar luka ulkus diabetik, (2) Pentingnya wound cleansing yang benar, (3) Perbandingan jenis-jenis cairan pembersih luka dan (4) Teknik pembersihan luka yang steril dan efektif. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test.</p> <p>Hasil: Terdapat peningkatan signifikan pada skor pengetahuan peserta setelah mengikuti intervensi. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam melakukan praktik wound cleansing yang benar.</p> <p>Kesimpulan dan Rekomendasi: Edukasi mengenai wound cleansing efektif&nbsp; mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam merawat luka ulkus diabetik. Direkomendasikan agar program serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan pelayanan kesehatan primer setempat untuk mendukung manajemen luka diabetik yang optimal di tingkat komunitas.</p> Dina Alfiana Ikhwani Ahyar Rosidi Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Kesehatan Samawa 2025-11-30 2025-11-30 2 2 1 4 BAKTI SOSIAL DONOR DARAH DALAM RANGKA DIES NATALIS UNIVERSITAS SAMAWA KE-27 DI FAKULTAS KESEHATAN UNSA https://e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jpks/article/view/2317 <p>Donor darah merupakan kegiatan sosial yang sangat penting untuk memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang memerlukan transfusi darah. Kegiatan bakti sosial donor darah dilaksanakan oleh Fakultas Kesehatan Universitas Samawa dalam rangka memperingati Dies Natalis Universitas Samawa yang ke-27 pada tanggal 16 November 2025 di Fakultas Kesehatan UNSA, Jalan Raya Lintas Sumbawa-Bima Km.3. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat kampus tentang pentingnya donor darah, mengumpulkan stok darah untuk membantu pasien yang membutuhkan, serta memberikan edukasi kesehatan kepada calon pendonor. Metode yang digunakan adalah pendekatan <em>Community-Based Service Learning</em> dengan melibatkan mahasiswa, dosen, staf, dan masyarakat umum sebagai sasaran kegiatan. Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 07.00 WITA hingga selesai dengan menyediakan bingkisan untuk seluruh peserta donor darah. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari civitas academica UNSA dan masyarakat sekitar kampus. Kegiatan ini berhasil mengumpulkan sejumlah kantong darah yang kemudian diserahkan kepada Unit Donor Darah PMI untuk didistribusikan ke rumah sakit yang membutuhkan. Kesimpulannya, kegiatan donor darah ini tidak hanya berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan darah di fasilitas kesehatan, tetapi juga meningkatkan kesadaran sosial dan kepedulian masyarakat kampus terhadap sesama.Donor darah merupakan kegiatan sosial yang sangat penting untuk memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang memerlukan transfusi darah. Kegiatan bakti sosial donor darah dilaksanakan oleh Fakultas Kesehatan Universitas Samawa dalam rangka memperingati Dies Natalis Universitas Samawa yang ke-27 pada tanggal 16 November 2025 di Fakultas Kesehatan UNSA, Jalan Raya Lintas Sumbawa-Bima Km.3. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat kampus tentang pentingnya donor darah, mengumpulkan stok darah untuk membantu pasien yang membutuhkan, serta memberikan edukasi kesehatan kepada calon pendonor. Metode yang digunakan adalah pendekatan <em>Community-Based Service Learning</em> dengan melibatkan mahasiswa, dosen, staf, dan masyarakat umum sebagai sasaran kegiatan. Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 07.00 WITA hingga selesai dengan menyediakan bingkisan untuk seluruh peserta donor darah. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari civitas academica UNSA dan masyarakat sekitar kampus. Kegiatan ini berhasil mengumpulkan sejumlah kantong darah yang kemudian diserahkan kepada Unit Donor Darah PMI untuk didistribusikan ke rumah sakit yang membutuhkan. Kesimpulannya, kegiatan donor darah ini tidak hanya berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan darah di fasilitas kesehatan, tetapi juga meningkatkan kesadaran sosial dan kepedulian masyarakat kampus terhadap sesama.</p> Laily Widya Astuti Brilyan Anindya Dayfi Nurmansyah Nurmansyah Sylvana Yaka Saputra Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Kesehatan Samawa 2025-11-30 2025-11-30 2 2 16 21 EDUKASI TERAPI KOMPRES HANGAT JAHE MERAH TERHADAP PENURUNAN NYERI SENDI PADA PASIEN LANSIA DI DESA KALITANGAH KABUPATEN CIREBON https://e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jpks/article/view/2194 <p>Latar Belakang : Nyeri sendi pada usia lanjut merupakan akibat endogen dari pengapuran atau kelainan lain yang disebabkan oleh perubahan degenerasi pada sistem musculoskeletal. Prevalensi penyakit sendi pada lansia di Jawa Barat pada tahun 2021 berada di urutan ke -6 di Indonesia yaitu sebesar 8,86% dan jika dilihat dari karakteristik tinggi pada usia &gt;75 tahun (22,48%). Penderita lebih banyak dari Perempuan (10,21%), sedangkan laki-laki sebanyak (7,53%). Prevalensi penyakit sendi di Kabupaten Cirebon pada tahun 2021 tercatat (6,44%) dari jumlah 1.983.019 lansia. Salah satu terapi non-farmakologi yang dapat diberikan pada penderita nyeri sendi yang mengalami nyeri kronis adalah dengan diberikan terapi kompres hangat jahe merah.</p> <p>Tujuan : Untuk meningkatkan pengetahuan lansia tentang terapi kompres hangat jahe terhadap penurunan nyeri sendi.</p> <p>Metode : Melakukan home visit dan memberikan edukasi serta mengajarkan lansia tentang terapi kompres hangat jahe merah</p> <p>Hasil : pengetahuan lansia tentang kompres hangat jahe merah meningkat dan lansia dapat mengaplikasan kompres hangat jahe merah secara mandiri</p> <p>Kesimpulan : edukasi tentang terapi kompres hangat jahe merah mampu meningkatkan pengetahuan lansia.</p> Rizaluddin Akbar Andri Ahmad Riyadi Elsa Shepia Widia Putri Iis Isnaeni Indi Yani Rhena Megrahi As Saumi Shyfa Bellani Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Kesehatan Samawa 2025-12-15 2025-12-15 2 2 5 9