PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGGUNAAN TOGA (TANAMAN OBAT KELUARGA) DI DESA SEBOTOK
DOI:
https://doi.org/10.58406/jpml.v6i2.1404Keywords:
Pemberdayaan, Masyarakat, TOGAAbstract
Di Indonesia dikenal lebih dari jenis tumbuhan obat. Namun baru jenis tanamanyang telah terdata dan sekitar 300 jenis yang sudah dimanfaatkan untuk
pengobatan tradisional. Hal tersebut disebabkan beberapa tumbuhan belum
terindentifikasi secara lengkap dan belum teridentifikasi secara lengkap dan
belum banyak ragam yang diketahui masyarakat. Oleh sebab itu, perlu
dikenalkan jenis-jenis tumbuhan obat beserta cara pemakaiannya supaya dapat
digunakan sebagai bagian dari sistem pengobatan yang murah dan aman. Tujuan
untuk mengetahui proses pelaksanaan pemberdayaan masyarakat melalui
sosialisasi penggunaan TOGA (Tanaman Obat Keluarga). Pengabdian dilakukan
pada Bulan Desember 2023 di Desa Sebotok, Kec. Labuhan Badas, Kab.
Sumbawa. Sasaran ditujukan pada masyarakat (pemerintah desa, tokoh
masyarakat, toko agama, PKK, Kader, serta masyrakat. metode pelaksanaan yang
digunakan dalam pengabdian pada masyarakat ini adalah sosialisasi pemanfaatan
tanaman obat keluarga (TOGA). Hasil kegiatan dilakukan dengan melibatkan 20
responden dan kegiatan ini menambah pengetahuan masyarakat. Adanya
keinginan masyarakat untuk menanam TOGA (Tanaman Obat Keluarga).
Downloads
Published
2023-12-31
How to Cite
Harmili, H., Pramudita, L., & Awaliyah, T. (2023). PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGGUNAAN TOGA (TANAMAN OBAT KELUARGA) DI DESA SEBOTOK. Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal, 6(2), 172–176. https://doi.org/10.58406/jpml.v6i2.1404
Issue
Section
Articles




