Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
https://e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jpml
<p style="text-align: justify;"><strong>Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal</strong> merupakan jurnal yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Samawa dan menerbitkan artikel hasil pengabdian kepada masyarakat.</p>LPPM Universitas Samawaen-USJurnal Pengembangan Masyarakat Lokal2655-6677EDUKASI DAN SOSIALISASI PERILAKU BERINTEGRITAS DAN ANTIKORUPSI SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 KOTA SERANG
https://e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jpml/article/view/2091
<p>Pendidikan karakter menjadi salah satu pilar penting dalam membentuk generasi muda yang berintegritas dan antikorupsi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan sosialisasi perilaku berintegritas dan antikorupsi kepada siswa dan guru di SMAN 1 Kota Serang. Kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 12 Juni 2025, pukul 09.00–11.30 WIB, dengan melibatkan 50 siswa, perwakilan guru dan beberapa alumni SMAN 1 Kota Serang. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, dan simulasi studi kasus. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep integritas dan antikorupsi yang tercermin dari antusiasme dan partisipasi aktif selama sesi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membudayakan perilaku berintegritas dan antikorupsi di lingkungan sekolah.</p>Evi SofiaRika Sa'diyah
Copyright (c) 2025 Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
2025-12-312025-12-318246146710.58406/jpml.v8i2.2091PENINGKATAN KOMPETENSI GURU SD MELALUI WORKSHOP PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AUGMENTED REALITY DI SDN BATU BULAN
https://e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jpml/article/view/2073
<p>Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi awal guru sekolah dasar dalam memanfaatkan Augmented Reality (AR) untuk pembelajaran. Program dilaksanakan melalui lokakarya satu hari di SDN Batu Bulan (29 Juli 2025) dengan peserta 15 guru. Desain yang digunakan ialah one-group pretest–posttest. Instrumen meliputi tes pengetahuan 20 butir, checklist keterampilan praktik 12 indikator, dan rubrik integrasi AR pada perangkat ajar (4 kriteria). Analisis data mencakup uji normalitas Shapiro–Wilk dan uji paired t (? = 0,05) disertai ukuran efek dan CI 95%. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan: rerata naik 19,07 poin (57,87 ? 76,93; t(14) = 18,42; p < 0,001; d = 4,76; CI 95% ?mean [16,85; 21,29]). Keterampilan praktik berada pada level kuat dengan ketercapaian rata-rata 85,0%; indikator operasional (instalasi, manajemen objek, publikasi) tinggi, sedangkan indikator diagnostik (penempatan marker/permukaan, troubleshooting, simpan–preview) relatif lebih menantang. Integrasi AR pada perangkat ajar berada pada kategori cukup (skor total 2,93 ± 0,50): “skenario kegiatan” dan “kelayakan teknis & manajemen kelas” baik, sementara “kesesuaian tujuan & materi” serta “asesmen & bukti belajar” perlu penguatan. Disimpulkan bahwa lokakarya singkat efektif sebagai pemantik peningkatan pengetahuan dan keterampilan dasar, dengan rekomendasi pendampingan pascapelatihan yang menajamkan tujuan terukur, asesmen autentik, serta latihan diagnostik teknis agar kualitas integrasi bergerak menuju kategori baik dan siap diimplementasikan di kelas.</p>Romi ApriantoIndah Dwi LestariRini Qurratul Aini Ana MerdekawatyWiwi Noviati
Copyright (c) 2025 Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
2025-12-312025-12-318246848010.58406/jpml.v8i2.2073PERENCANAAN BISNIS DENGAN METODE MODEL BISNIS KANVAS PADA SISWA KELAS XI SMA MASEHI KUDUS
https://e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jpml/article/view/2027
<p>Tujuan kegiatan ini yaitu mendukung <em>Sustainability Development Goals</em> (SDGs) ke-8 yang bertumpu pada peningkatan pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan, meningkatkan kesempatan kerja produktif serta memberikan pekerjaan yang layak. Metode model bisnis kanvas digunakan dalam pembuatan perencanaan bisnis yang membantu siswa kelas XI SMA Masehi Kudus memahami dan mengimplementasikan sebuah ide bisnis. Hasilnya menunjukkan bahwa ada siswa kelas XI SMA Masehi Kudus mendapatkan ketrampilan baru dalam memahami 9 blok elemen dan sub elemen model bisnis kanvas usaha kedai kopi melalui <em>project based learning</em>. Setelah pelatihan, siswa diharapkan untuk menerapkan ide bisnis lain secara mandiri dengan metode model bisnis kanvas</p>Sari WijayantiStevi Jimry PoluanTriana Hasty KusumaRizka Fatkhin NisaNovita Yuliana
Copyright (c) 2025 Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
2025-12-312025-12-318248148910.58406/jpml.v8i2.2027SOSIALISASI MANAJEMEN PAKAN UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI BUDIDAYA IKAN PATIN DI DESA GUCI KECAMATAN KARANGGENENG KABUPATEN LAMONGAN
https://e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jpml/article/view/2106
<p>Pakan merupakan komponen biaya terbesar dalam budidaya ikan patin, sehingga manajemen pakan yang tepat sangat menentukan tingkat keuntungan usaha. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pembudidaya ikan patin di Desa Guci, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan mengenai manajemen pakan yang efisien. Metode yang digunakan adalah sosialisasi tatap muka, diskusi interaktif, serta pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pembudidaya tentang perhitungan kebutuhan pakan berdasarkan biomassa, frekuensi pemberian pakan, serta keuntungan penggunaan pakan apung. Dengan demikian, sosialisasi ini memberikan dampak positif terhadap pengembangan budidaya ikan patin dan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</p>Dona Wahyuning LailyNoor RizkiyahIka Sari Tondang
Copyright (c) 2025 Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
2025-12-312025-12-318249049710.58406/jpml.v8i2.2106PELATIHAN DIGITAL MARKETING AFFILIATE SEBAGAI WAHANA PEMBERDAYAAN MAHASISWA DI ERA DISRUPSI
https://e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jpml/article/view/2170
<table> <tbody> <tr> <td width="677"> <p>Perkembangan teknologi digital yang pesat membawa perubahan signifikan dalam dunia bisnis, khususnya melalui digital marketing sebagai strategi pemasaran utama di era disrupsi. Fenomena ini membuka peluang besar sekaligus tantangan bagi mahasiswa sebagai generasi penerus yang harus mampu menguasai dan memanfaatkan teknologi digital. Tujuan dari kegiatan pelatihan ini adalah sebagai wahana pemberdayaan mahasiswa untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi dinamika pasar digital. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 10 Oktober 2025 di Auditorium Universitas Samawa. Adapun peserta kegiatan ini adalah 100 peserta yang berasal dari berbagai program studi di Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Samawa. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan ini pemaparan materi dan <em>coaching clinic</em>. Pelatihan ini memberikan pemahaman konsep <em>digital marketing affiliate</em>, kemampuan menggunakan berbagai platform digital, serta kesiapan mahasiswa untuk mengaplikasikan strategi pemasaran digital dalam kewirausahaan. Pelatihan ini berhasil memfasilitasi mahasiswa dalam memaksimalkan peluang bisnis digital sekaligus meningkatkan adaptasi terhadap perubahan teknologi dan pasar global.</p> </td> </tr> </tbody> </table>Wahyu HaryadiDarmanto DarmantoKomang Metty Trisna NegaraPratiwi Dian Ilfiani
Copyright (c) 2025 Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
2025-12-312025-12-318249850510.58406/jpml.v8i2.2170PENGUATAN MANAJEMEN DAN PEMASARAN DIGITAL BUMDESA “PENGALANGAN SEJAHTERA” DALAM PENGEMBANGAN PRODUK MINYAK BIJI BUNGA MATAHARI
https://e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jpml/article/view/2117
<p>Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk memperkuat kapasitas manajemen usaha dan strategi pemasaran digital pada BUMDesa <em>Pengalangan Sejahtera</em> di Gresik, Jawa Timur. Mitra menghadapi kendala dalam pencatatan keuangan, struktur organisasi, serta keterbatasan dalam promosi produk minyak biji bunga matahari yang memiliki potensi ekonomi tinggi. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui pelatihan manajemen sederhana dan pemasaran digital dengan pendekatan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pengurus mengenai pencatatan keuangan, pembagian tugas organisasi, serta penerapan strategi branding dan promosi melalui media sosial. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan sederhana mampu menjadi langkah awal yang efektif dalam memperkuat daya saing produk unggulan desa.</p>M.A. Hanny Ferry FernandaIra PurbosariOctaverina Kecvara Pritasari
Copyright (c) 2025 Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
2025-12-312025-12-318250651110.58406/jpml.v8i2.2117PENGEMBANGAN KELOMPOK BINA KELUARGA BALITA BERBASIS INOVASI DIGITAL UNTUK MENDUKUNG PENGASUHAN KELUARGA BERKUALITAS DI BATU PUTIH KABUPATEN SUMBAWA BARAT
https://e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jpml/article/view/2167
<table> <tbody> <tr> <td width="677"> <p>Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas pengasuhan balita melalui penguatan kelompok BKB dan pemanfaatan inovasi digital untuk edukasi, pendampingan, serta akses informasi keluarga di Batu Putih Kabupaten Sumbawa Barat. Adapun metode yang digunakan terdiri dari dua tahapan, tahap pertama, pelaksanaan edukasi dan pelatihan digital, tahap ini memastikan seluruh kader dan keluarga memahami penggunaan perangkat digital untuk menunjang pengasuhan. Tahap kedua, pendampingan, implementasi dan evaluasi, tahap ini memastikan inovasi digital berjalan konsisten, tepat guna dan memberikan dampak nyata bagi keluarga Desa Batu Putih Kabupaten Sumbawa Barat. Kegiatan ini dilakukan pada bulan September hingga November Tahun 2025. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan inovasi digital pada Kelompok Bina Keluarga Balita (BKB) di Batu Putih mampu meningkatkan kualitas layanan pengasuhan keluarga. Sebelum program dilakukan, BKB berjalan secara konvensional dengan keterbatasan media edukasi, akses informasi, serta rendahnya partisipasi keluarga. Melalui pendampingan dan pelatihan penggunaan teknologi seperti laptop, Aplikasi SIGA untuk pencatatan data, serta pemanfaatan media sosial (<em>WhatsApp, Facebook,</em> dan <em>Instagram</em>) sebagai sarana edukasi kinerja kader meningkat secara signifikan. Kader mampu menjalankan peran baru sebagai fasilitator teknologi dan pendidik keluarga, sehingga informasi pengasuhan dapat disebarkan lebih cepat, akurat dan mudah dipahami. Penggunaan aplikasi parenting digital juga mendukung pembelajaran interaktif bagi orang tua. Dampak positif program terlihat pada meningkatnya literasi pengasuhan, makin tingginya keterlibatan ayah, serta terciptanya interaksi emosional yang lebih hangat antara orang tua dan anak. Program ini berhasil menjadikan BKB Batu Putih sebagai model pengasuhan berbasis komunitas yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.</p> </td> </tr> </tbody> </table>Arina Ruspa AstutiSri Rahayu
Copyright (c) 2025 Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
2025-12-312025-12-318251252110.58406/jpml.v8i2.2167PENINGKATAN KESEJAHTERAAN KELOMPOK TANI TERNAK SADAK DENGAN MENGOLAH LIMBAH FESES AYAM MENJADI PUPUK KOMPOS
https://e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jpml/article/view/2172
<table> <tbody> <tr> <td width="677"> <p>Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Kelompok Tani Ternak (KTT) Sadak, Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa, NTB, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam mengelola limbah feses ayam menjadi pupuk kompos yang ramah lingkungan serta bernilai ekonomi, sekaligus mengurangi dampak bau dan masalah kesehatan akibat lokasi kandang yang berjarak hanya ±10meter dari permukiman warga, pengabdian ini dilaksanakan pada bulan Juli hingga Oktober 2025. Metode kegiatan meliputi survei awal (observasi dan wawancara), sosialisasi (ceramah dan diskusi), penyuluhan, pelatihan teknis, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test dan di uji t-statistik. Pelatihan ini dikuti oleh 14 peserta yang sebagian besar belum memiliki pengetahuan mendalam tentang pengomposan. Hasil evaluasi akhir berdasarkan nilai <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em> hasil uji t-statistik 6.602 dan p-value sebesar 1.19e-06 menunjukkan ada peningkatan pengetahuan yang signifikan dalam pengetahuan peserta setelah pelatihan, di mana nilai <em>pre-test</em> peserta (10–14) dari total maksimal nilai 20 meningkat menjadi <em>post-test</em> (16–19). Dari bahan awal 650 kg diperoleh 435 kg kompos matang yang remah dan tidak berbau. Program ini cukup efektif dalam meningkatkan kapasitas teknis peternak, mengurangi dampak lingkungan, dan menciptakan peluang ekonomi baru yang berdampak langsung pada kesejahteraan anggota KTT Sadak melalui produksi pupuk kompos, sehingga dapat dijadikan model bagi kelompok ternak lainnya di Kabupaten Sumbawa.</p> </td> </tr> </tbody> </table>Sudirman SudirmanAsrul HamdaniWening KusumawardaniSyaifuddin Iskandar
Copyright (c) 2025 Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
2025-12-312025-12-318252253210.58406/jpml.v8i2.2172PENGEMBANGAN PROGRAM PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING BERBASIS DANA DESA DI DESA TAMEKAN KABUPATEN SUMBAWA BARAT: PENDEKATAN MANAJEMEN RISIKO DAN KEBERLANJUTAN
https://e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jpml/article/view/2168
<p>Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Tamekan, Kabupaten Sumbawa Barat, dilaksanakan sejak Oktober hingga November 2025 dengan tujuan mempercepat penurunan stunting melalui pemanfaatan Dana Desa secara efektif. Metode kegiatan dilakukan dalam dua tahapan utama. Tahap pertama adalah analisis situasi dan penguatan kapasitas, meliputi pengumpulan data stunting dan pemanfaatan Dana Desa, pemetaan risiko program, serta pelatihan perangkat desa dan kader posyandu terkait perencanaan berbasis data, manajemen risiko, tata kelola Dana Desa, dan koordinasi lintas sektor. Tahap kedua fokus pada implementasi, monitoring, dan keberlanjutan program, termasuk pendampingan posyandu, edukasi gizi keluarga, pengembangan dashboard monitoring sederhana, serta penyusunan SOP agar program tetap berjalan meski terjadi pergantian aparatur desa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas desa dalam perencanaan, pengelolaan dana, dan monitoring program. Partisipasi masyarakat meningkat signifikan dengan keterlibatan orang tua mencapai 80–90%, sementara pemantauan pertumbuhan balita menunjukkan penurunan jumlah anak stunting dari 32 menjadi 30 anak (6,25%). Skor kesiapan keberlanjutan program mencapai 85–90%, menunjukkan intervensi tidak hanya menurunkan stunting, tetapi juga memperkuat kapasitas institusional, tata kelola, dan partisipasi masyarakat secara berkelanjutan. Evaluasi partisipatif memastikan tindak lanjut yang terukur dan akuntabel. Keseluruhan hasil membuktikan bahwa kombinasi penguatan kapasitas, manajemen risiko, dan monitoring rutin efektif dalam menciptakan program kesehatan anak yang berkelanjutan, dapat direplikasi di desa lain dengan karakteristik serupa, serta menjadikan Dana Desa sebagai instrumen strategis dalam percepatan penurunan stunting.</p>Leni FitrianingsihSri Rahayu
Copyright (c) 2025 Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
2025-12-312025-12-318253354210.58406/jpml.v8i2.2168SOSIALISASI STRATEGI INOVASI PRODUK RAMAH LINGKUNGAN SEBAGAI KUNCI DAYA SAING UMKM YANG KOMPETITIF DAN BERKELANJUTAN
https://e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jpml/article/view/2173
<table> <tbody> <tr> <td width="677"> <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat didasarkan pada fakta sejumlah UMKM di Desa Pukat Kecamatan Utan, NTB, menghadapi sejumlah hambatan dalam mengadopsi inovasi produk ramah lingkungan (<em>green product innovation</em>). Kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan sumber daya, kurangnya pengetahuan terkait produk ramah lingkungan, serta kesadaran lingkungan yang masih rendah di kalangan pelaku UMKM. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pemahaman dan edukasi kepada aparat desa serta pelaku UMKM di Desa Pukat agar mampu menerapkan inovasi produk hijau demi meningkatkan daya saing produk dan keberlanjutan usaha. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 10 September 2025 di Aula Kantor Desa Pukat. Adapun peserta kegiatan ini terdiri dari berbagai unsur seperti 14 pelaku UMKM, aparatur desa, dan mahasiswa sebagai agen perubahan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi komprehensif, tim pelaksana memberikan edukasi tentang karakteristik produk ramah lingkungan, teknik inovasi produk hijau, dan manfaat jangka panjang bagi UMKM, terutama dalam era digital yang menuntut kemajuan teknologi berkelanjutan. Kegiatan PKM ini memberikan pemahaman kepada para peserta tentang pentingnya produk ramah lingkungan sebagai upaya mencapai keberlanjutan usaha sekaligus menjaga kelestarian lingkungan yang mendukung pembangunan berbasis komunitas desa.</p> </td> </tr> </tbody> </table>Wahyu Haryadi
Copyright (c) 2025 Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
2025-12-312025-12-318254355010.58406/jpml.v8i2.2173PROGRAM HEALING SPACE SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN MENTAL MASYARAKAT: STUDI PENGABDIAN MAHASISWA KKN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BANDUNG DI KELURAHAN PASIRWANGI, KECAMATAN UJUNG BERUNG, KOTA BANDUNG
https://e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jpml/article/view/2110
<p>Kontras, perkembangan dunia digital saat ini mengkondisikan penggunanya hidup lebih individualistic sementara itu kodrat manusia sebagai makhluk sosial yang mengharuskan manusia bersosialisasi dengan lingkungannya. Program <em>Healing Space</em> yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Bandung Kelompok 04 Pasir Wangi 2 Ujung Berung bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kesehatan mental masyarakat, khususnya remaja dan dewasa. Program ini dirancang untuk menyediakan ruang aman bagi peserta dalam mengekspresikan diri, mengelola emosi, serta mengurangi stigma terhadap permasalahan kesehatan jiwa. Metode yang digunakan adalah <em>Participatory Action Research (PAR)</em> dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan utama meliputi meditasi di alam terbuka, refleksi diri, serta seni lukis sebagai media katarsis. Data diperoleh melalui observasi lapangan, dokumentasi, dan umpan balik peserta, kemudian dianalisis secara kualitatif deskriptif. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa program ini mampu memberikan dampak positif berupa rasa tenang, peningkatan penerimaan diri, ekspresi emosional yang sehat, serta terciptanya kebersamaan dan dukungan sosial. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan mental dan mengurangi stigma yang masih ada. <em>Healing Space</em> merupakan pendekatan inovatif yang efektif dalam mendukung kesehatan mental berbasis komunitas. Pemberdayaan mahasiswa sebagai penggerak perubahan dan dukungan lingkungan menjadi faktor penting untuk keberhasilan, serta perlu dilanjutkan secara rutin agar manfaatnya berkelanjutan</p>Siti Fadilah UlfahSitti ChadidjahAwwalani AzmiLayalia Auliaur Rahman
Copyright (c) 2025 Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
2025-12-312025-12-318255155610.58406/jpml.v8i2.2110PEMBERDAYAAN UMKM EROSE ROSELLA DI DESA KENAYAN MELALUI IMPLEMENTASI SHARING ECONOMY
https://e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jpml/article/view/2161
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip ekonomi kerakyatan dan konsep sharing economy dalam pemberdayaan UMKM Erose Rosella di Desa Kenayan. Dalam konteks ekonomi modern yang cenderung dikuasai oleh korporasi besar, ekonomi kerakyatan hadir sebagai sistem alternatif berbasis nilai-nilai Pancasila yang menekankan keadilan sosial, gotong royong, dan partisipasi masyarakat. Kajian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM Erose Rosella berhasil mengimplementasikan prinsip ekonomi kerakyatan melalui keterlibatan aktif masyarakat, sistem pembagian hasil yang adil, dan pemberdayaan perempuan desa. Selain itu, konsep <em>sharing economy</em> diterapkan melalui kolaborasi antara ibu-ibu PKK, Karang Taruna, dan pemilik lahan yang berbagi sumber daya, peran, dan keuntungan secara kolektif. Penerapan model ini tidak hanya meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial, kesetaraan gender, serta kesadaran cinta produk lokal. Dengan demikian, UMKM Erose Rosella menjadi contoh nyata penerapan ekonomi kerakyatan berbasis <em>sharing economy</em> yang mampu menciptakan kemandirian ekonomi desa yang berkeadilan, inklusif, dan berkelanjutan.</p>Karina Nur AiniDaryono DaryonoSuchaina Suchaina
Copyright (c) 2025 Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
2025-12-312025-12-318255756710.58406/jpml.v8i2.2161PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DUSUN PAMULUNG MELALUI STANDARDISASI ATRAKSI "BARAPAN KEBO" DAN PELATIHAN HOSPITALITY UNTUK PASAR WISATA KAPAL PESIAR
https://e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jpml/article/view/2256
<table> <tbody> <tr> <td width="677"> <p>Permasalahan rendahnya pemanfaatan potensi budaya lokal di Desa Wisata Pamulung, Kabupaten Sumbawa, yang belum dikelola secara optimal untuk menangkap peluang unik dari pasar wisatawan kapal pesiar. Kondisi ini menyebabkan masyarakat lokal belum menjadi pelaku utama yang dapat merasakan manfaat ekonomi langsung dari pariwisata. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi atraksi budaya "Barapan Kebo" dan seni pertunjukan lainnya melalui pendampingan pengembangan paket wisata dengan pendekatan <em>Community Based Tourism</em> (CBT). Kegiatan dilakukan sejak 30 September hingga 1 Oktober 2025. Mitra dalam kegiatan ini adalah Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) "Pamulung Lestari", pemilik kerbau, dan pemuda desa berjumlah 10 orang. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif (<em>Participatory Action Research</em>) yang melibatkan serangkaian tahapan sistematis, mulai dari observasi awal dan sosialisasi untuk membangun komitmen bersama, dilanjutkan dengan peningkatan kapasitas melalui pelatihan praktis mengenai manajemen atraksi, standar keamanan, teknik <em>storytelling</em>, dan <em>hospitality</em> dasar. Proses ini kemudian dilanjutkan dengan lokakarya co-design melalui Diskusi Kelompok Terarah (FGD) untuk merancang detail paket wisata, dan diakhiri dengan pendampingan intensif melalui simulasi hingga implementasi penerimaan wisatawan. Hasil utama dari kegiatan ini menunjukkan keberhasilan dalam tiga aspek: pertama, terbentuknya paket wisata budaya ‘Pamulung <em>Buffalo Experience</em>’ yang terstruktur dan siap jual; kedua, terbentuknya Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sebagai kelembagaan pengelola yang akan menjamin keberlanjutan; dan ketiga, peningkatan kapasitas masyarakat yang terbukti mampu secara profesional menyelenggarakan atraksi wisata yang aman dan menarik. Simpulan dari kegiatan ini menegaskan bahwa pengembangan pariwisata berbasis komunitas dapat menjadi strategi efektif untuk pemberdayaan ekonomi lokal, mentransformasikan aset budaya menjadi sumber pendapatan berkelanjutan sekaligus memperkuat identitas komunitas.</p> </td> </tr> </tbody> </table>Umar UmarSri Arfani
Copyright (c) 2025 Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
2025-12-312025-12-318256857610.58406/jpml.v8i2.2256PENDAMPINGAN PETANI DURIAN MELALUI PELATIHAN PENERAPAN IRIGASI TETES OTOMATIS BERBASIS INTERNET OF THINGS
https://e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jpml/article/view/2201
<table> <tbody> <tr> <td width="677"> <p>Ketersediaan air yang tepat merupakan faktor penting yang menentukan tingkat produktivitas tanaman durian. Namun, sistem penyiraman manual yang umum digunakan petani sering kali tidak efisien karena tidak memiliki pengukuran yang jelas, sehingga menyebabkan pemborosan air, waktu, dan tenaga. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pendampingan kepada petani durian Bumi Pajo dalam menerapkan teknologi irigasi tetes otomatis berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu mengatur kebutuhan air secara lebih presisi. Kegiatan pelaksanaan di daerah Bumi Pajo Kabupaten Bima selama 30 Hari di bulan September dan Oktober 2025, pelatihan meliputi survei kebutuhan lapangan, perancangan perangkat irigasi, pelatihan penggunaan teknologi, implementasi langsung pada kebun durian, serta evaluasi terhadap performa sistem. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan efisiensi penggunaan air hingga 35%, pengurangan beban kerja petani sebesar 40%, serta peningkatan produktivitas tanaman berkat pengaturan distribusi air yang lebih terkontrol. Program ini tidak hanya meningkatkan pemahaman petani terhadap teknologi pertanian modern, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap keberlanjutan usaha tani durian.</p> </td> </tr> </tbody> </table>Israjunna IsrajunnaDea Zara AvilaM Deta Zulfikar RahmanM Ziaul Fikar
Copyright (c) 2025 Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
2025-12-312025-12-318257758210.58406/jpml.v8i2.2201PELATIHAN APLIKASI ZOHO FORM UNTUK MENDUKUNG PROGRAM MAGANG MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI FKIP UNIVERSITAS SAMAWA
https://e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jpml/article/view/2200
<table> <tbody> <tr> <td width="677"> <p>Kegiatan ini berupa pelatihan <em>Zoho Form</em> untuk mendigitalisasi <em>logbook</em> magang, dalam rangka meningkatkan kompetensi teknologi informasi mahasiswa Pendidikan Ekonomi. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan selama satu hari penuh pada tanggal 23 Oktober 2025 di ruang III FKIP Universitas Samawa. Peserta kegiatan berjumlah 15 orang, yang merupakan mahasiswa aktif Program Studi Pendidikan Ekonomi Semester 5 FKIP Universitas Samawa yang akan melaksanakan magang. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah ceramah interaktif, demonstrasi penggunaan <em>Zoho Form</em>, dan praktik langsung oleh 15 mahasiswa peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta secara signifikan. Sebelum pelatihan, 86,7% peserta memiliki pemahaman rendah terhadap <em>Zoho Forms</em> dan 13,3% memiliki pemahaman sedang terhadap penggunaannya. Setelah pelatihan, 100% peserta mencapai pemahaman tinggi, dengan 73,3% mencapai pemahaman sangat tinggi. Kegiatan ini berdampak pada efisiensi waktu, akuntabilitas, dan kesiapan kerja digital mahasiswa. Implikasinya, kurikulum perlu mengadopsi model pelatihan serupa untuk mencetak pendidik yang melek teknologi.</p> </td> </tr> </tbody> </table>Suharli SuharliJhon Kenedi
Copyright (c) 2025 Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
2025-12-312025-12-318258358710.58406/jpml.v8i2.2200OPTIMALISASI KAPASITAS PEMERINTAH DESA DALAM DIGITALISASI PELAYANAN DAN ASPIRASI MASYARAKAT DI DESA KARANGANYAR, KABUPATEN TEGAL
https://e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jpml/article/view/2202
<p>Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas pemerintah Desa Karanganyar, <br>Kabupaten Tegal, dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pelayanan publik <br>dan penyaluran aspirasi masyarakat. Melalui pendekatan Participatory Rural <br>Appraisal (PRA) dan Focus Group Discussion (FGD). Kegiatan dilaksanakan <br>sejak tanggal 28 Juli hingga 28 Agustus 2025. Adapun mitra kegiatan adalah <br>perangkat desa dan masyarakat khususnya Desa Karanganyar, Kabupaten Tegal. <br>Program utama meliputi pembuatan website dan media sosial desa sebagai sarana <br>informasi dan komunikasi dua arah. Hasilnya, meningkatnya kemampuan <br>aparatur desa dalam pengelolaan digital, partisipasi masyarakat yang lebih aktif, <br>serta terwujudnya pelayanan publik yang lebih transparan dan efisien.</p>Adinda Dyah KumalaAhmad NaufalFauzan Firdaus Dinna ChaerunnisaMuhtadi Muhtadi
Copyright (c) 2025 Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
2025-12-312025-12-318258859410.58406/jpml.v8i2.2202MUDA DAN BERKARYA: KEKUATAN PEREMPUAN DAN GENERASI MUDA MEMBANGUN EKONOMI BANGSA DI PERTAMINA FOUNDATION
https://e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jpml/article/view/2203
<p>Kegiatan ini merupakan program pemberdayaan melalui kegiatan magang di <br>Pertamina Foundation, khususnya PFmuda, PFpreneur, dan PFprestasi, melalui <br>observasi partisipatif, dokumentasi, dan refleksi lapangan. Kegiatan dilaksanakan <br>pda bulan Maret hingga Juni 2025. Kegiatan dilaksanakan di Pulau Tunda <br>berkolaborasi dengan komunitas Coral Defender. Kegiatan ini dilakukan melalui <br>observasi partisipatif, dokumentasi, dan refleksi lapangan untuk melihat <br>pelaksanaan program pemberdayaan. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa <br>edukasi lingkungan dan pelatihan media sosial mampu meningkatkan <br>pengetahuan dan keterampilan peserta, yang tercermin dari karya mozaik <br>berbahan sampah yang dihasilkan anak dan ibu-ibu serta terbentuknya kelompok <br>kerajinan daur ulang beranggotakan enam ibu-ibu. Workshop media sosial juga <br>mendorong peningkatan kemampuan produksi konten pemuda, ditandai dengan <br>terbentuknya tiga akun bisnis baru, meningkatnya kepercayaan diri, serta <br>munculnya ide usaha. Implementasi teori ACTORS dan Creating Shared Value <br>(CSV) memperkuat partisipasi masyarakat sebagai agen perubahan dan <br>berkontribusi pada peningkatan kemandirian serta peran strategis perempuan dan <br>pemuda dalam pembangunan sosial dan ekonomi lokal.</p>Azzah Haura ZayantiDaffa IsfalanaAnandea Putri Suci Najla Jihan KamilaWati Nilamsari
Copyright (c) 2025 Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
2025-12-312025-12-318259560210.58406/jpml.v8i2.2203PENINGKATAN KOMPETENSI PENELITIAN GURU DAN SISWA KELOMPOK ILMIAH REMAJA MELALUI PELATIHAN KARYA TULIS ILMIAH DI SMAN 1 EMPANG, KABUPATEN SUMBAWA
https://e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jpml/article/view/2258
<p>Kemampuan pendidik maupun peserta didik dalam melaksanakan penelitian dan <br>menghasilkan karya tulis ilmiah merupakan kompetensi fundamental dalam pendidikan <br>menengah. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat adalah untuk memberikan <br>pelatihan karya tulis ilmiah pada guru dan siswa SMAN 1 Empang. Kegiatan <br>pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Laboratorium Fisika Sekolah <br>Menengah Atas Negeri 1 Empang, yang berlokasi di Jalan Raya Bonto - Empang, Desa <br>Bunga Eja, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa, NTB pada bulan Desember <br>2025. Peserta kegiatan adalah guru mata pelajaran dan siswa yang tergabung dalam <br>KIR. Alat dan bahan yang digunakan dalam kegiatan,yaitu: a) Alat terdiri dari <br>laptop,proyektor lcd, papan tulis, mikrofon; b) Bahan terdiri dari materi persentasi. <br>Metode kegiatan yaitu metode ceramah interaktif, metode diskusi, dan praktik. Hasil <br>kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam merumuskan <br>permasalahan, menyusun rancangan penelitian sederhana, dan menuliskan hasil <br>penelitian secara sistematis sesuai kaidah ilmiah. Selain meningkatkan kompetensi <br>teknis, kegiatan mendorong tumbuhnya motivasi dan kepercayaan diri guru dan siswa <br>untuk terlibat aktif dalam kegiatan penelitian dan pengembangan budaya ilmiah di <br>lingkungan sekolah. Pelatihan karya tulis ilmiah ini dapat dikembangkan sebagai model <br>penguatan kompetensi penelitian di tingkat SMA, khususnya dalam mendukung <br>pembelajaran berbasis riset dan pengembangan sumber daya manusia yang unggul.</p>Ieke Wulan AyuI Made WidiartaArya Ningsih
Copyright (c) 2025 Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
2025-12-312025-12-318260361510.58406/jpml.v8i2.2258