PERAN BUMDes DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI PETANI STUDI KASUS DI DESA NGERU KECAMATAN MOYO HILIR KABUPATEN SUMBAWA
DOI:
https://doi.org/10.58406/jram.v2i2.2628Keywords:
Peran BUMDes, Pemberdayaan Ekonomi Petani, Desa NgeruAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam pemberdayaan ekonomi petani di Desa Ngeru, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa. Penelitian dilaksanakan pada bulan April–Mei 2026 menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penentuan informan dilakukan secara purposive sampling, yang terdiri atas Kepala Desa, perangkat desa, pengurus BUMDes, ketua kelompok tani, dan petani penerima layanan simpan pinjam BUMDes. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, sedangkan persepsi petani dianalisis menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari empat aspek peran BUMDes yang diteliti, hanya aspek fasilitas permodalan yang berada pada kategori baik dengan total skor 17,7. Sementara itu, aspek penyediaan sarana produksi pertanian memperoleh skor 9,36 dengan kategori tidak baik, aspek pengelolaan dan pemasaran hasil pertanian memperoleh skor 8,2 dengan kategori sangat tidak baik, dan aspek penguatan kapasitas serta kelembagaan petani memperoleh skor 9,2 dengan kategori tidak baik. Hal ini menunjukkan bahwa BUMDes Desa Ngeru masih berfokus pada kegiatan simpan pinjam dan belum menjalankan fungsi pemberdayaan ekonomi petani secara menyeluruh. Kedepanya, BUMDes perlu mengembangkan unit usaha pada bidang penyediaan sarana produksi, pemasaran hasil pertanian, serta pelatihan dan pendampingan petani agar perannya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dapat berjalan lebih optimal.

