ANALISIS RISIKO KETERLAMBATAN PADA PROYEK PEMBANGUNAN MASJID KAMPUS II UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BIMA
Keywords:
Manajemen Risiko, Keterlambatan Proyek, House of Risk, Proyek Konstruksi, Mitigasi RisikoAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memitigasi risiko keterlambatan pada proyek pembangunan Masjid Khaidar Nasyir Kampus II UM Bima, Kecamatan Asakota, Kota Bima. Penelitian menggunakan metode mix method deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan House of Risk (HOR) sebagai alat identifikasi dan penentuan prioritas mitigasi risiko. Data primer diperoleh melalui observasi lapangan dan penyebaran kuesioner kepada 20 responden yang terlibat langsung dalam pelaksanaan proyek. Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha lebih dari 0,8. Pada HOR fase 1 teridentifikasi sepuluh risk event dengan tingkat dampak tertinggi, di antaranya kekurangan material signifikan, perubahan desain, dan kualitas material yang buruk. Selanjutnya ditemukan sepuluh agen risiko dominan, dengan keterlambatan pasokan material sebagai agen risiko dengan nilai Aggregate Risk Priority tertinggi. Pada HOR fase 2 diperoleh tindakan mitigasi prioritas berdasarkan rasio efektivitas terhadap tingkat kesulitan pelaksanaan, yaitu penetapan vendor pemasok yang andal, audit dan pengawasan desain sejak tahap awal, serta penyusunan standar operasional prosedur koordinasi tim proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko keterlambatan proyek konstruksi didominasi oleh faktor manajemen material dan koordinasi kerja, sehingga diperlukan penguatan sistem rantai pasok dan komunikasi internal untuk meningkatkan ketepatan waktu pelaksanaan proyek konstruksi.

