HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KESEHATAN MENTAL PADA SISWA DI SMK NEGERI PULAU MOYO
Keywords:
Aktivitas Fisik, Kesehatan Mental, Siswa, Remaja, DASS-21Abstract
Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam perkembangan peserta didik, di mana masa remaja menjadi fase kritis dalam pembentukan identitas diri, kemampuan sosial, dan kesiapan akademik. Sebagai makhluk hidup dan sosial, manusia senantiasa bergerak dan berinteraksi dengan orang lain, dengan frekuensi dan durasi yang bervariasi. Setiap aktivitas yang memerlukan energi, baik dalam jumlah sedikit maupun banyak, dapat disebut sebagai aktivitas fisik. Aktivitas fisik telah menjadi intervensi yang dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan mental, serta pencegahan penyakit mental, di semua populasi Tujuan: Mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan kesehatan mental pada Siswa di SMK Negeri Pulau Moyo. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan korelasional dengan desain cross sectional. Jumlah sampel 30 responden. Pengambilan sampel dengan menggunakan Total sampling. Instrumen PAL menggunakan kuesioner. Instrumen DASS-21 diukur dengan kuesioner DASS-21
yang memiliki tiga kategori yang dilihat dari gejala depresi, kecemasan dan stress: ringan, sedang, berat. Uji statistik menggunakan uji Fisher Exact Test. Hasil penelitian yang dilakukan bahwa terdapat hubungan signifikan antara aktivitas fisik dengan kesehatan mental pada Siswa di SMK Negeri Pulau Moyo (p<0,001), namun tingkat hubungan dalam kategori sedang.

