DAMPAK APLIKASI BIOCHAR DAN PUPUK KANDANG AYAM TERHADAP AGRGEGASI ULTISOL DAN HASIL KEDELAI
Keywords:
Agregasi, Biochar, Pupuk Kandang Ayam, Potensi Air Tanah, KedelaiAbstract
Kesehatan atau kualitas tanah yang baik adalah prasyarat utama untuk produksi pertanian berkelanjutan dan ketahanan pangan jangka panjang. Stabilitas agregat tanah, karakteristik pori dan retensi air dalam tanah merupakan indikator penting kesehatan tanah. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan biochar dan pupuk kandang ayam (PKA) terhadap agregasi dan retensi air tanah, serta hasil kedelai. Rancangan Acak Kelompok (RAK) digunakan, terdiri dari enam perlakuan: b0p0= kontrol (tanpa perlakuan); b0p5 = 0 ton/ha biochar + 5 ton/ha PKA; b1p0 = biochar 5 ton/ha+0 ton/ha PKA; b1p5=biochar 5 ton/ha+5 ton/ha PKA; b2p0 = biochar 10 ton/ha + 0 ton/ha PKA; b2p5 = biochar 10 ton/ha+5 ton/ha PKA. Perlakuan diulang 4 kali sehingga terdapat 24 satuan bpercobaan. Biochar dan PKA dicampurkan sesuai dosis perlakuan, penanamn benih kedlai 1 minggu setelah inkubasi. Peubah yang diamati adalah C-organik, agregat terbentuk, stabilitas agregat, bobot volume, total ruang pori, retensi air tanah, dan hasil kedelai. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis of varian (ANOVA) kemudian dilakukan uji lanjut menggunakan analisis Beda Nayata Jujur (BNJ) pada taraf ? 5 %. Hasil penelitian menunjukkan biochar + PKA pada dosis 10 ton/ha sudah mampu memperbaiki agregasi tanah, menurunkan bobot volume, meningkat porositas serta meningkat retensi air tanah. Biochar dan PKA pada dosis 15 ton/ha meningkatkan tinggi tanaman, jumlah polong dan hasil kedelai, terjadi peningkatan hasil 40,17% dibandingkan tanpa perlakuan. Biochar yang dikombansikan dengan pupuk kandang ayam dapat dijadikan alternatif menjaga dan memulihkan Kesehatan tanah.

