PENGARUH PERUBAHAN TATAGUNA LAHAN TERHADAP KINERJA SALURAN DRAINAE STUDI KASUS DESA LABANGKA

STUDI KASUS DESA LABANGKA

Authors

  • Adin Fikri Imansyah Universitas Samawa
  • Didin Najimuddin Universitas Samawa
  • Israjuna Universitas Samawa

DOI:

https://doi.org/10.58406/sainteka.v3i1.703

Keywords:

Tata guna lahan, Debit, Saluran

Abstract

Akibat danya perubahan tata guna lahan di pulau Sumbawa saat ini mengalami penurunan debit air sebesar 32% dikarenakan intensitas hujan menurun akibat dari itu tanaman padi mengalami gagal panenen. Untuk mengatasi intensitas hujan yang kurang tersebut maka dioptimalkan drainasi pada derah irigasi sehingga kecepatan air meningkat dan resapan air tanah menurun. Rancangan saluran dranasi untuk mengalirkan air ke petak persawahan sangat tepat dikarenakan air yang mengalir bisa terbagi maksimal. Masalah utama yang yang dirasakan akibat penutupan lalahan tersebut adalah bagaimana menjaga agar umur layanan bangunan sesuai dengan apa yang direncanakan. Adanya penggundulan hutan pada daerah pengaliran sungai dan perubahan fungsi lahan menyebabkan terjadinya erosi pada tanah sekitar, sehingga mempercepat pendangkalan pada saluran hal ini disebabkan oleh rusaknya saluran sehingga terjadinya rembesan disamping itu juga tidak ada pemeliharaan saluran. Dari hasil peneitian menyimpulkan bahwa kondisi saluran draenase labangka debit airnya adalah 0,109 m3/det, dengan luas penampang saluran 2,021 m2 dengan kecepatan rata – rata 0,24 m/det.Adapun cara penangulaganya adalah dengan cara normalisasi saluran drainase dan pembuatan saluran beton.

Downloads

Published

2022-02-28