PENDAMPINGAN MASYARAKAT TERKAIT DAMPAK EKSPLOITASI EKONOMI TERHADAP ANAK DIBAWAH UMUR DI KABUPATEN SUMBAWA

Authors

  • Sri Rahayu Universitas Samawa, Sumbawa Besar, NTB
  • I Putu Gede Diatmika Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja/Bali, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58406/jpml.v6i2.1403

Keywords:

Pendampingan, Dampak, Eksploitasi, Ekonomi

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat adalah untuk melakukan pendampingan
masyarakat guna memberikan pemahaman dan pengetahuan akan dampak
eksploitasi ekonomi kepada anak. Kegiatan Pengabdian Masyarakat dilaksanakan
pada bulan September hingga November Tahun 2023 di Dusun Sering Ai Beta
Kabupaten Sumbawa. Metode dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat yaitu,
tahap pertama adalah mengunjungi RT Dusun Sering Ai Beta, guna mendalami
kasus yang terjadi di wilayahnya dan meminta izin agar tim pengabdian dapat
melakukan pendampingan kepada masyarakat setempat. Tahap kedua,
memberikan pendampingan dan pemahaman kepada masyarakat Dusun Sering Ai
Beta tentang dampak eksploitasi ekonomi terhadap anak dibawah umur. Hasil
kegiatan menunjukkan bahwa melalui pengabdian ini dapat memberikan
pemahaman bahwa untuk itu hal yang berkenaan dengan tumbuh kembang
anak harus di beri hal-hal yang positif dan membangun dari segi psikologi
dan psikis anak. Beberapa hal lain yang perlu menjadi perhatian oleh keluarga
dan bahkan pemerintah adalah bentuk kepercayaan dan kesempatan terhadap hak
bermain pada anak di luar rumah tanpa pengawasan secara langsung di
lingkungan fisik yang beragam dan menantang dengan kemudahan akses
berlindung pada orang dewasa secara tidak langsung, serta memberikan peluang
untuk berinteraksi, bermain di lingkungan alam terbuka maupun lingkungan
buatan serta memberikan pendidikan yang layak dan penghidupan yang layak
bagi anak.

 

Downloads

Published

2023-12-31

How to Cite

Rahayu, S., & Diatmika, I. P. G. (2023). PENDAMPINGAN MASYARAKAT TERKAIT DAMPAK EKSPLOITASI EKONOMI TERHADAP ANAK DIBAWAH UMUR DI KABUPATEN SUMBAWA. Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal, 6(2), 166–171. https://doi.org/10.58406/jpml.v6i2.1403

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>