SAFARI DAKWAH DALAM RANGKA PENGUATAN KARAKTER ISLAMI PADA MASYARAKAT KOTA SUMBAWA

Authors

  • S Suprianto Universitas Samawa
  • Ika Fitriyani Universitas Samawa
  • U Usman Universitas Samawa
  • Siti Fatima Hartina Universitas Samawa
  • H Hamdi Universitas Samawa

DOI:

https://doi.org/10.58406/jpml.v2i1.798

Keywords:

dakwah, karakter, masyarakat

Abstract

Perubahan aspek perilaku sosial adalah salah satu dampak yang dibentuk dari sistem yang ada saat ini. Banyak bermunculan perilaku yang tidak terpuji yang dilakukan, tindak kekerasan atau perkelahian, perbuatan asusila, dan tindak kriminal. Oleh karena itu, tim dosen kegiatan pengabdian kepada masyarakat Fakultas Ekonomi & Manajemen (FEM) terpanggil untuk menciptakan strategi dalam menyelamatkan masyarakat yang menjadi tanggungjawabnya dari perubahan yang negative tersebut. Salah satu langkah konkrit yang dilakukan adalah dengan menguatkan karakter Islam pada masyarakat Kabupaten Sumbawa melalui berbagai strategi dalam berdakwah. Pada Bulan Ramadhan tahun 2019, civitas akademika Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Samawa mengadakan kegiatan safari dakwah ke berbagai desa di wilayah Kabupaten Sumbawa, di antaranya di Desa Jorok Kecamatan Unter Iwes. Kegiatan safari dakwah ini diimplementasikan pada berbagai program, diantaranya berbagi takjil, buka bersama dan pengajian. Tujuannya adalah untuk menanamkan bekal ilmu dan pengetahuan kepada masyarakat tentang agama Islam serta dapat membantu membangun karakter Islami pada masyarakat sehingga melalui pelaksanaan kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat memperbaiki diri dengan pengetahuan dan pemahaman yang baik dan benar sesuai dengan ajaran agama Islam. Antusiasme masyarakat yang ditunjukkan melalui partisipasi masyarakat di beberapa lokasi kegiatan sangat tinggi.

Downloads

Published

2022-06-18

How to Cite

Suprianto, S., Fitriyani, I., Usman, U., Hartina, S. F., & Hamdi, H. (2022). SAFARI DAKWAH DALAM RANGKA PENGUATAN KARAKTER ISLAMI PADA MASYARAKAT KOTA SUMBAWA. Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal, 2(1), 40–44. https://doi.org/10.58406/jpml.v2i1.798

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>