RESPON BAWANG MERAH (ALLIUM CEPA L.) VARIETAS TAJUK TERHADAP PEMBERIAN SUPLEMEN PUPUK ORGANIK CAIR BERTEKNOLOGI NANO DAN KASCING
Keywords:
Bawang Merah, Kascing, Produksi, Pupuk Organik Cair Teknologi Nano, Inceptisol BerlempungAbstract
Salah satu kendala dalam produksi bawang merah varietas tajuk pada penelitian ini yakni ketidaksesuaian sifat alami tekstur tanah yang sedikit kandungan liatnya, dan masalah pada ketersediaan dan serapan hara oleh tanaman khususnya Nitrogen. Penambahan Kascing dan pupuk organik cair berteknologi nano berpotensi meningkatkan produksi tanaman sekaligus mendukung aktivitas mikroorganisme penambat Nitrogen dalam tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian kascing dan pupuk organik cair berteknologi nano terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah varietas Tajuk. Penelitian dilakukan pada Oktober 2025 - Maret 2026 di Desa Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan enam perlakuan dan empat ulangan. Dosis pupuk yang diberikan terdiri dari 10 t ha-1 kascing, 4000 L ha-1pupuk organik cair berteknologi Nano, 200 kg ha-1 SP-36, 250 kg ha-1 urea, 250 kg ha-1 ZA, dan 160 kg ha-1 KCl. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, lenght root volume, dry root volume, jumlah umbi, berat kering umbi, dan serapan nitrogen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kascing, pupuk organik cair berteknologi nano, dan pupuk anorganik sesuai dosis (P5) memberikan hasil terbaik terhadap peningkatan rerata tinggi tanaman hingga 30,8 cm; rerata jumlah daun 29,8 helai; lenght root volume 0,855 cm cm-3; dry root volume 0,001 g cm-3; jumlah umbi 1245 buah m-2, berat kering umbi 3.11 kg m-2; dan rerata serapan nitrogen 0,95 g tanaman-1. Penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi kascing, pupuk organik cair berteknologi nano sebagai suplemen penggunaan pupuk anorganik dapat menjadi strategi pemupukan yang efektif pada upaya peningkatan produksi bawang merah Varietas Tajuk di Inceptisol- berlempung, Batu-Malang.

